Teknologi SKYACTIV Mazda Seifisien Hybrid

Created on Sunday, 23 December 2012 Published on Sunday, 23 December 2012
User Rating: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
PoorBest 

Skyactiv2

JAKARTA (DP) — Mazda Motor Corporation (MMC) layak membusungkan dada dengan teknologi SKYACTIV. Pasalnya dengan penggunaan teknologi ini mobil-mobil racikan Mazda menjadi lebih ramah lingkungan, efisien namun tetap berperforma.

SKYACTIV pertama kali dicangkokkan pada Mazda CX-5 yang muncul perdana di Frankfurt Motor Show 2011. Crossover compact ini, kini, menjadi salah satu best seller di Jepang.

 

SUV yang memiliki dimensi panjang 4.540 mm, lebar 1.840 mm, tinggi 1670 mm  dan wheelbase 2.700 mm ini diklaim memiliki bobot paling ringan dan aerodinamis di kelasnya. Kapasitas bagasinya mencapai 500 liter.


Dapur pacu CX-5 mesin bensin (SKYACTIV-G) 2,0-liter bertenaga 155 hp pada 6000 rpm dan torsi 200 Nm pada 4000 rpm. Dikawinkan dengan transmisi SKYACTIV DRIVE 6-speed. MMC mengungkap konsumsi bahan bakar 1 liter untuk 16 kilometer.

Saat ini Mazda CX-5 mulai masuk pasar Indonesia. Mazda Motor Indonesia (MMI) menawarkan dua varian (Sport dan Touring) yang diimpor langsung dari Negeri Sakura. Sebagai teknologi baru, MMI mengajak sejumlah jurnalis untuk mengenal lebih jauh teknologi SKYACTIV dengan menggelar workshop, pada 11 Mei 2012.

Pembicara dari MMC Jepang dihadirkan antara lain Susumu Niinai SKYACTIV Program Manager MMC, Hideaki Tanaka Mazda CX-5 Program Manager MMC, Yoshito Iwauchi Mazda CX-5 Exterior Design MMC, serta Keizo Okue President Director MMI.

SKYACTIV terdiri dari empat bagian yakni SKYACTIV-G (mesin bensin), SKYACTIV-DRIVE (transmisi), SKYACTIVE-BODY dan SKYACTIV-CHASSIS. Dengan penggunaan SKYACTIV pada Mazda CX-5 akan lebih irit 15 persen, torsi naik 15 persen dan bobot lebih ringan 100 kilogram.

Mobil memiliki filosofi desain KODO – Soul of Motion’ yang terinspirasi dari gerakan cepat yang dimiliki seekor cheetah. “Dengan penggunaan teknologi SKYACTIV mobil-mobil lansiran Mazda lebih ramah lingkungan dan irit bahan bakar. Bahkan efisiensinya sebanding dengan mobil Hybrid,” bangga Susumu Niinai.

MMC menargetkan pada 2016, 80 persen mobil-mobil racikan Mazda mengaplikasikan SKYACTIV. Wah, teknologi hybrid mendapat pesaing, nih…  - Mazda Bandung

Hits: 1556